
Euforia Ujian Nasional SMA telah usai, tapi itu bukan berarti para siswa yang sudah lulus bisa bersenang-senang. Sebagian besar dari mereka masih dibebani untuk mencari universitas untuk melanjutkan studi berikutnya. Tetapi mungkin hal itu tidak berlaku untuk mereka yang sudah dapet sekolah, atau lebih memilih mencari pekerjaan, atau malah memilih menikah di usia dini. Nah kali ini joe_rock mau berbagi tips nih khususnya buat kamu yang kepengen masuk PTN favorit melalui jalur SNMPTN atau yang dulu juga pernah disebut SPMB.
2 kali gagal ujian SNMPTN membuatku belajar banyak hal. So, kalian jangan sombong dulu kalo baru ikut SNMPTN satu kali ya, wkwkwk. Sudah banyak makan asam garam SNMPTN, dari pengalaman agak memalukan sampai yang sangat memalukan pernah aku alami. Ya, aku masih inget sama bapak2 yang ngurusin pendaftaran itu, dia bilang, “Mas, kamu mau ujian SNMPTN apa ikut audisi Idol? Ayo fotonya diganti!!”. Itu pertanyaan yang sangat menusuk tapi penuh dengan nilai-nilai pendidikan yang…..hmm…ya… intinya memalukan lah.
Well, aku nggak perlu describe fotoku seperti apa saat itu, dan ndak usah berbasa-basi lagi, langsung saja aku muntahkan tips-tips sukses SNMPTN secara GRATIS dan CUMA-CUMA langsung dari ahlinya (yg udah 2 kali ikut):
1. Sarapan dan poop
Makan-makanan bergizi, terutama makanan organic, dan susu kedelai, lalu jus buah organic. Biar kamu pinter!! Percaya deh, kalau belum jelas bisa baca di gilaorganic.wordpress.com, bisa beli di saya. Oya, jangan lupa poop, kalo kebelet pas ujian kan ndak lucu.
2. Berangkat lebih awal
Kemungkinan terburuk adalah macet dan akibatnya kalau macet apalagi kalau bukan terlambat, dan akibatnya lagi adalah kamu gugup waktu ngerjakan lalu akhirnya gagal, dan akibatnya kalau gagal kamu ntar gak dapet sekolah, dan kalau gak sekolah nanti kamu dijodohin suruh kawin, mau?? Hah?? Mau kayak gitu??? Makanya datang lebih awal. Apa malah seneng?? Wkwkwk, dasar!
3. Tidak usah bawa kendaraan sendiri
Tidak perlu bawa kendaraan sendiri, selain repot, ntar parkirnya juga kan butuh waktu, udah minta dianterin aja sama ortu atau sopir. Jangan nebeng temenmu, soalnya yang mbayari sekolah nantinya kan bukan temenmu, kalau temenmu terlambat mau protes sama siapa coba? Walaupun dia sahabat dekatmu forever and ever selamanya sampai mati tapi tetep yang mbayari sekolah kan orangtuamu.
4. Survey Lokasi
Lakukan ini sebelum hari H, lihat dimana kelas tempatmu ujian dan tempat dudukmu. Jalan-jalanlah ke seliling gedung, biar terbiasa dulu dan nyaman nantinya. Jangan lupa lokasi toilet. Jadi kemungkinan terburuk semisal kebelet pas ujian, kamu ndak perlu lagi cari-cari di mana toilet, karena akan buang-buang waktu.
5. Siapkan alat tulis lengkap
Pensil 2 buah, penghapus, rautan, bolpoin, penggaris. Disiapin semua dari rumah, jangan sampai ketinggalan, pokoknya persiapkan semuanya sendiri, kalau kamu ngerjakan ujian dengan pensil atau penghapus pinjaman itu berarti kan ada sekian persen peran orang lain di situ, jadi sudah nggak murni pekerjaanmu sendiri lagi. Otomatis menodai usaha, cita-cita dan doa yang sudah kamu bangun selama ini kan? (lebai mode on)
6. Jangan belajar di Hari H Ujian.
Kadang sampai gedung tempat ujian kita masih membaca-baca materi ujian, belajar lagi, buka-buka buku biar kelihatannya kayak orang pinter gitu, tapi sebenernya itu TIDAK PERLU! Kalau belajar di hari H itu justru bikin pikiran kacau, kemrungsung, yang ada malah blank saat ujian. Udah, hari itu digunakan untuk tenangkan pikiran aja, relaksasi otak, ngobrol seperlunya, jadi pelajaran yang sudah tersimpan di memori kita tetap aman terkendali, ndak bocor.
7. Mental yang kuat
Jangan drop ketika kamu berkenalan dengan peserta ujian lain yang berasal dari SMA yang lebih bagus dari sekolahmu. Udah boong aja, bilang kamu dari SMA mana kek yang keren gitu. Atau kalau kamu jago bahasa Inggris, jawab aja pake bahasa inggris biar keliatan pinter. Setidaknya kamu udah bikin mereka jiper dulu sebelum ujian, nah jalanmu ke PTN semakin mudah kan?
8. Pilih Jurusan dan Universitas
Hal ini tentunya sudah kamu pikir matang-matang jauh sebelum hari ujian. Pilih yang benar-benar kamu sukai. Perhatikan prosentase peluang (minat peserta), kamu bisa googling atau cari data berapa jumlah peminat setiap program studi tiap tahunnya. Nah pertimbangkan juga minat dan kemampuanmu di situ, peluang kerja saat lulus nanti. Jangan pilih karena temenmu banyak yg di situ, atau jurusannya keren, atau pertimbangan lain yang wagu dan nggak mutu.
9. Berdoa jangan Egois
Ini salah satu kesalahan sepele yang biasa kita lakukan. Berdoalah mohon tuntunan dari Tuhan YME, tapi jangan egois. Jangan mengharap berkah untuk dirimu sendiri. Doakan juga peserta ujian lain, semoga mereka tidak bisa mengerjakan soal-soal ujian, sehingga peluangmu lebih besar untuk berhasil dan masuk PTN.
10. Jujur dan Percaya Diri
Jangan percaya sama orang lain, mereka tentu ingin saingan-saingannya pada gak lulus, kalau kamu dicontekin, pikir dua kali deh atau (kalo kamu nggak cerdas) pikir lima kali sebelum memutuskan untuk nyontek. Kalau perlu kamu aja yang nontekin mereka, kasih jawaban asal-asalan deh. Ya kedengarannya licik dan jahat sih, tapi itu lebih jahat lagi kalo kamu nyontek karena udah boongin diri sendiri, pengawas, orang tua, panitia SNMPTN, orang-orang yang doain kamu, dll.
Cukup sepuluh aja ya, kalau aku lebih pinter boong pasti udah aku bikin 20 atau 30 mungkin.. hahaha. Sebenernya apapun pilihanmu, kamu bisa sukses koq selama mau niat dan berusaha keras di sana. Jadi kalau emang nggak lolos, itu berarti kamu dikasih jalan lain yang lebih cocok buat kamu, pokoknya maksimalkan apa yang udah kamu dapatkan deh!
Kata bijak joe_rock: TAHUN INI GAGAL BISA COBA LAGI TAON DEPAN, TAON DEPAN GAGAL KAMU BISA DAPET BAHAN POSTINGAN BUAT BLOGMU, tetep semangat ya!! garuk dan baca lanjutannya..














Loenpia.net - SOC - Ubuntu Semarang - KF Semarang












Lalu, ini dia hasilnya…… ta-daa………..
Lah, ini dia, poto orang ngantuk lagi pegangan monitor, wakaka. Dari belakang manis juga ya..? Coba tadi ambil dari jauh…





